Vaksinasi 180 Juta Penduduk Belum Cukup untuk Ciptakan 「Buy lottery tickets online」Herd Immunity

  • 时间:
  • 浏览:0
  • 来源:Bettingapp

Oleh: Melani Ratih Mahanani dan Pandu Riono

DBuy lottery tickets onlineapatkaBuy Buy lottery tickets onlinelottery tickets onlinen informasi, inspirasi dan insigBuy lottery tickets onlineht di Buy lottery tickets onlineemail kamu.

Daftarkan email

Baca juga: WHO: Vaksin Covid-19 yang Lebih Baik akan Hadir di Akhir 2021

TARGET pemerintah Indonesia untuk memberi vaksin Covid-19 pada 180 juta warga negara (66,7% penduduk) berpotensi belum cukup untuk menciptakan kekebalan masyarakat atau herd immunity.

Penelitian lain menunjukkan bahwa dengan efikasi vaksin 90%, kekebalan masyarakat dapat dicapai dengan memvaksinasi 66% populasi. Namun, vaksin dengan efikasi kurang dari 70% tidak dapat mencapai kekebalan masyarakat dan dapat mengakibatkan terjadinya wabah yang berkelanjutan.

Dalam sebuah studi pemodelan, diketahui untuk dapat mencapai kekebalan masyarakat dibutuhkan setidaknya vaksinasi pada 69% populasi (dengan pemberian vaksin produksi Pfizer efikasi 94,8%) atau 93% populasi (dengan pemberian vaksin produksi Oxford-AstraZeneca efikasi 70,4%).

Varian P.1 yang diidentifikasi di Brasil, terbukti 1.4–2.2 kali lebih menular dibandingkan dengan galur murni,

Semakin menular suatu infeksi dan semakin rendahnya efikasi vaksin, maka semakin tinggi cakupan vaksinasi yang dibutuhkan untuk mencapai kekebalan masyarakat.

Penentuan angka cakupan vaksinasi seharusnya didasarkan pada jenis vaksin yang digunakan, efikasi dari vaksin tersebut, serta varian galur virus yang dominan di daerah tersebut.

Varian B.1.351 yang terdeteksi pertama kali di Afrika Selatan memiliki potensi penularan antarindividu 30-80% lebih tinggi dibandingkan dengan galur murni.

Melihat perkembangan mutasi virus dan penyebarannya, maka untuk memastikan terwujudnya herd immunity, penentuan cakupan vaksin pada masyarakat seharusnya disesuaikan dengan varian virus yang dominan menyebar di masyarakat.

Kekebalan masyarakat atau herd immunity adalah kondisi ketika cukup banyak populasi kebal terhadap penyakit menular sehingga mereka dapat memberikan perlindungan pada semua penduduk termasuk yang belum kebal atau mereka yang tidak dapat membentuk kekebalan terhadap penyakit tersebut.

Baca juga: Sudah dapat Dosis Penuh Vaksin Covid-19, Bolehkah Lepas Masker?

Hingga saat ini, terdapat setidaknya 3 jenis varian virus penyebab Covid-19, yang menimbulkan keresahan para ahli kesehatan dunia.

Varian B.1.1.7 yang ditemukan pertama di Inggris, telah terbukti lebih menular dan menyebabkan angka kematian 55% lebih tinggi.