Blackjack card_Casino platform registration_Live Casino Baccarat

  • 时间:
  • 浏览:0
  • 来源:Bettingapp

SontIndonIndonesiIndonesia Casinoa Casinoesia Casinoak, hal Indonesia Casinoindonesia Casinoini pun dibuat ramai oleh pernyataan Ahok karena ketika mengetik “sungai bersih karena Foke” yang keluar adalah Did you mean (Mungkin maksud Anda adalah) “sungai bersih karena Ahok”. Berbagai komentar nyeleneh pun ramai memenuhi laman media sosial (medsos), tak heran jika hal satu ini hangat diperbincangkan. Lalu, siapa sebenarnya yang berperan menjadikan sungai di DKI Jakarta bersih? Baik Anies dan Ahok pun punya alasannya masing-masing. Silahkan simak informasi berikut ya.

seperti dikutip dari detik.com 

“Proyek JEDI diinisiasi oleh Fauzi Bowo pada tahun 2008 melalui negosiasi pinjaman dengan Bank Dunia. Pelaksanaan proyek tidak bisa dilaksanakan karena terganjal dua Peraturan Pemerintah tentang pinjaman. Proyek baru bisa dimulai pada bulan Maret 2012 setelah pemerintah pusat menerbitkan dua Peraturan Pemerintah Baru terkait pinjaman Bank Dunia,” kata Anies, 

“Namun setelah negosiasi ulang, Bank Dunia menyatakan bahwa target dapat disesuaikan dan Gubernur DKI Basuki Tjahja Purnama pun menerima dan melanjutkan proyek JEDI sampai saat ini,” ujar Anies, 

“Sebenarnya Pak Anies kalau mau lebih rajin, kamu cari di Google aja. Orang kirim ke saya, kan iseng gitu ya, ‘Sungai di Jakarta bersih karena Foke’, langsung keluar ditulis, ‘You mean sungai bersih karena Ahok’. Itu Google gitu lho, ha-ha-ha,” ungkap Ahok, 

Setelah mengetahui pernyataan lawannya dalam merebut kursi cagub DKI Jakarta, Ahok pun menanggapinya dengan tertawa karena menganggap Anies Baswedan dan tim suksesnya tak mengerti data. Awalnya, Ahok sendiri tidak percaya dengan informasi yang disampaikan teman-temannya terkait sungai bersih di DKI Jakarta itu yang jika dicari via google dengan kata kunci “sungai bersih karena Foke” akan memunculkan saran dari google berupa: Did you mean (Mungkin yang Anda maksud) “sungai bersih karena Ahok”.  Ahok mengaku bahwa dia maupun tim suksesnya sama sekali tidak membayar google untuk hal itu. Dirinya juga bilang tidak memasang iklan karena tak punya uang jika memang ingin melakukannya.

Di era digital seperti sekarang, apapun yang ditanggapi maupun peristiwa terkini dapat dengan mudah menyebar ke berbagai tempat. Oleh karena itu, tak heran jika pernyataan Anies Baswedan yang ditanggapi santai oleh Ahok dengan cepat diterima masyarakat. Netizen pun banyak yang mengatakan di medsos kalau menurut google bukan hanya sungai di Jakarta saja yang bersih karena Ahok, namun sungai Nil di mesir bahkan gigi bersih pun berkat Ahok.

seperti dikutip dari kompas.com

seperti dikutip dari detik.com 

Lepas dari “perilaku” google yang aneh itu, Anies Baswedan menukaskan bahwa sudah seharusnya setiap gubernur meneruskan program-program gubernur terdahulu yang baik. Bahkan, program yang belum berjalan maupun membenahi proyek yang tidak lancar dikerjakan perlu dilakukan dengan pembaharuan yang terbaik. Well, hiburan sejenak untuk mengisi keseriusan masyarakat dalam menyambut pilkada 2016, bukan?